Thursday, March 10, 2016

Hutanku Ku Malang






Dulu negeriku disebut paru-paru dunia , dimana anda akan merasakan kesjukan udara dan rerindangan
pohon ,semua kebutuhan ada untuk kita . tak ingatkah dulu semua kebutuhan tidak sesulit sekarang ?
tak ingatkah bencana tidak sesering sekarang ?

Kini Hutanku perlahan menghilang , digerogoti jaman dan manusia serakah ,saat hutan memberikan banyak manfaat entah kenapa anda membalas dengan kerusakan , saat dia memberi banyak hal anda menginginkan lebih banyak hal , saat dia mebalas dengan sebuah bencana anda menyebutnya ketidak adilan.

apakah perkembangan harus mengorbankan sesuatu hal yang penting ?
disaat pembakaran , penebangan terjadi begitu banyak
sedikit hal yang dilakukan untuk memulihkannya .
apalah arti hidup jika tidak bisa menjaga satu sama lain , hidup bukan antar manusia dengan manusia ,
melainkan manusia dengan semua hal yang ada di bumi ,
Bukankah Tuhan menciptakan semua saling berhubungan

Akan tiba penyesalan , saat semua habis semua hilang hanya duka terlihat
Hutanku kasayang Hutanku malang






No comments:

Post a Comment